Amlapura (Bali Post)-
SMK PGRI Amlapura konsisten menunjukkan prestasi gemilang di berbagai ajang. Selain akademis, SMK ternama di Karangasem ini, setiap tahun juga mampu menjadi yang terbaik di bidang non akademis. Terakhir, SMK PGRI Amlapura di bawah kepemimpinan Kepala Sekolah Drs. I Ketut Sutarsa, kembali menyabet juara lomba potografi tingkat provinsi dan lomba melukis.
Dua siswa terbaik dari kelas XI Jurusan Multimedia (MM) mampu merebut juara lomba potografi yang digelar di UNHI Denpasar. Tema budaya dalam lomba, sangat dimanfaatkan dua siswa di bawah asuhan guru pembina I Wayan Gede Artawa, S.Pd., ini, untuk menyertakan hasil karya poto terbaiknya, setelah mendapat berbagai dasar pelajaran berharga di kelas. Sehingga, satu poto berjudul “Nyurat Lontar” dengan objek gambar penulis lontar di Museum Lontar Penaban, berhasil menjadi juara II dalam ajang tersebut. Karya ini adalah milik siswa kelas XI MM atas nama Ni Luh Putu Suriyasih. “Ini pertama kali saya dapat juara,” kata siswa asal Tegallinggah ini.
Satu hasil karya lagi berjudul “Mageret Pandan”, karya siswa lainnya, I Putu Eka Pratama juga berhasil memperoleh juara III dalam ajang yang sama. Lewat pembinaan yang berjenjang dari sekolah, kini kedua siswa tersebut menjadi andalan sekolah untuk bersaing di level tertinggi. “Keduanya punya bakat, Meski masih pemula, tetapi sudah mampu bersaing di level provinsi,” kata Pembina I Wayan Gede Artawa, saat ditemui di sekolahnya, Kamis (2/8) kemarin.
Satu siswa lainnya, I Gede Eka Wardana, juga tampil sebagai juara dalam ajang berbeda. Pada lomba melukis serangkaian HUT RI yang digelar Kodim/1623 Karangasem, siswa kelas XI AP (Akomodasi Perhotelan) mampu menjadi juara harapan II. Dia meraih itu melalui pembinaan dari guru pembina I Wayan Yudiana, S.Pd. Dengan tema lomba “Kemanunggalan TNI-Rakyat”, diisi dengan karya lukisan yang menggambarkan bagaimana jajaran TNI membantu para korban bencana erupsi Gunung Agung.
Kepala SMK PGRI Amlapura, Drs. I Ketut Sutarsa, mengaku cukup bangga dengan capaian anak didiknya. Dia selalu mendorong anak didiknya untuk kompetitif dalam bersaing. Dengan capaian ini, menunjukkan SMK Swasta masih mampu bersaing dengan SMA/SMK Negeri dari seluruh Bali. Tidak hanya siswa, dia juga mendorong guru-gurunya untuk menunjukkan kualitasnya, dalam berbagai ajang lomba. “Jadi, di sekolah kita belajar, hasilnya kita uji dalam berbagai ajang lomba. Setiap tahun, selalu ada yang juara di level provinsi hingga nasional,” katanya.
Tidak puas dengan capaian ini, ke depan pihaknya juga mendorong agar siswanya juga mampu menjadi yang terbaik pada berbagai ajang lomba di bidang olahraga, seperti pada ajang Porjar maupun ajang lainnya. (kmb31/100k)